Bupati Inhu Hadiri Penyerahan Santunan BPJS Ketenagakerjaan dan CSR Beberapa Perusahaan

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Rezita Meylani Yopi SE hadiri Acara Penyerahan Santunan BPJS Ketenagakerjaan dan CSR dari beberapa PT (Perusahaan) dilingkungan Kabupaten Inhu di Ruang Narasinga Lantai 2 Kantor Bupati Inhu, Kamis (19/08/2021).

Dalam kesempatan ini Bupati didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Dra.Hj.Erlina Wahyuningsih, M.IP, Kadisnaker Endang Mulyawan M.Si dan juga dihadiri oleh pengurus Balai Latihan Kerja (BLK) serta peserta penerima santunan dan bantuan.

Santunan JKM (Jaminan Kematian) dan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) BPJS ketenagakerjaan Rengat memberikan uang santunan kepada 6 orang penerima yang diserahkan langsung oleh Bupati INHU Rezita Meylani Yopi S.E.

Selain itu CSR oleh PT Indrawan Perkasa, PT. Sumber Kencana Inhu dan PT. Pekanbaru Distributor Raya memberikan uang bantuan dan paket sembako untuk mesjid, gereja, pesantren dan panti asuhan yang juga di serahkan langsung oleh Bupati Inhu.

Dalam kesempatan ini, 5 pengurus BLK yang ada di INHU memberikan Cendramata hasil karya peserta pelatihan BLK kepada Bupati INHU.

Rezita Meylani Yopi dalam sambutannya mengucapkan bela sungkawa kepada para penerima santunan, beliau mengharapkan dengan pemberian bantuan ini dapat memberi sedikit pelukan dari pemerintah bersama BPJS dan juga PT.

Suatu kabanggaan bagi Bupati Inhu bisa hadir di tengah-tengah bapak ibu BLK karna sudah 2 tahun kita terkena pandemi covid, dengan keberadaan BLK ini bisa menopang perekonomian kita yang merosot dan dapat mengurangi angka pengangguran di kabupaten indragiri hulu.

Dalam sesi diskusi Bupati Inhu menanggapi kedepannya akan lebih mengoptimalkan dan mensosialisasikan keuntungan mengikuti BPJS ketenagakerjaan.

Beliau juga memiliki keinginan agar BLK yang ada di Inhu dapat kembali berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19, karna inhu masih menerapkan PPKM level 3 dan jangan sampai meningkat.

“Kita harus berusaha menurunkan level dan semoga kita selalu terlindungi dari Sabah covid 19,” tutupnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *