Jumlah Komulatif Kasus Covid-19 di Inhu 8.893 Orang, 8.500 Sembuh

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Sejak Covid-19 (Corona) melanda negeri ini, 8.893 orang di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dinyatakan terdampak Covid-19 yang terdiri dari 5.613 orang suspek dan 3.280 terkonfirmasi (positif).

Dari jumlah tersebut, 8.500 dinyatakan sembuh dengan rincian 5.468 suspek dan 3.082 terkonfirmasi (suspek), sementara yang meninggal dunia sebanyak 178 orang dengan rincian suspek 73 orang dan konfirmasi 105 orang.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Inhu dalam press release yang disampaikan oleh juru bicaranya Jawalter S M.Pd, Jumat (25/6/2021) menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) tanggal 24 Juni 2021, terdapat penambahan 32 kasus Covid-19.

Kasus ini tersebar di 7 (tujuh) Puskesmas yang berada di tujuh Kecamatan di Kabupaten Inhu yakni 10 orang di Puskesmas Lirik, 8 orang di Puskesmas Pangkalan Kasai, 5 orang di Puskesmas Air Molek, 3 orang di Puskesmas Pekan Heran, 3 orang di Puskesmas Kombesko, 2 orang di Puskesmas Kuala Cenaku, dan 1 orang di Puskesmas Batang Peranap.

“Dari 32 orang tersebut, 30 orang merupakan suspek dan 2 orang kontak erat,” terangnya.

Dari jumlah tersebut seluruhnya melakukan isolasi mandiri, kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Lirik dengan total 10 kasus.

Dijelaskannya, penambahan kasus terjadi karena adanya tracking kasus konfirmasi Covid-19 yang dilakukan oleh pihak Puskesmas kemudian dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya positif.

“Hingga tanggal 24 Juni 2021 terdapat total komulatif suspek berjumlah 5.613 kasus dengan rincian isolasi mandiri 68 orang, isolasi di rumah sakit 4 orang, selesai isolasi 5.468 orang dan meninggal dunia 73 orang,” paparnya.

Sementara itu, total komulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 3.280 kasus dengan rincian isolasi mandiri 81 orang, rawat di rumah sakit 12 orang, masih dipantau 93 orang, sembuh 3.082 orang dan meninggal dunia 105 orang.

“Dinkesehatan telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 sampai tanggal 24 Juni 2021, dari total sasaran Vaksinasi sebanyak 68.561 orang yang sudah vaksinasi dosis 1 berjumlah 29.016 orang dan vaksinasi dosis 2 berjumlah 11.968 orang,” paparnya lagi.

Adapun rincian yang sudah divaksinasi tersebut adalah, untuk sasaran SDM Kesehatan sebanyak 1.968 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.394 orang (121,65%) dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 2.249 orang (114,28%).

“Untuk sasaran pelayan publik sebanyak 22.410 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 21.198 orang (94,59%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 7.711 orang (34,41%),” ungkapnya.

Sedangkan untuk sasaran lansia sebanyak 44.183 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 5.424 orang (12,28%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 2.026 orang (4,59%).

Dalam hal ini, pemerintah menerapkan New Normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat  yang produktif dan aman, dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

“Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (Physical Distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (Social Distancing),” pungkasnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *