Masyarakat Bertahan Dilahan Sengketa Dengan PT. PLM

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM,RENGAT – Konflik lahan antara masyarakat dengan PT. Palm Lestari Makmur (PLM) di Desa Penyaguan Kecamatan Siberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih terus berlanjut, masyarakat yang didampingi oleh Divisi Hanter (Pertahanan Terotorial) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Provinsi Riau masih bertahan dilokasi konflik.

Sebagaimana diketahui bahwa konflik ini terjadi sehubungan dengan adanya tuntutan masyarakat yang menuding perusahaan (PT. PLM) telah menyerobot lahan masyarakat seluas 60 Ha yang digarap menjadi kebun kelapa sawit milik PT. PLM.

Menindaklanjuti hal ini Ketua DPD Divisi Hanter LAI Provinsi Riau Bung Rudianto melalui slulernya kamis (25/1/2018) memerintahkan kepada pasukan bela negara yang tergabung dalam Divisi Hanter Riau agar mengawal permasalahan ini.

“Saya minta kepada Pasuskan Bela Negara yang tergabung dalam Divisi Hanter untuk mengawal masyarakat yang menuntut hak mereka,” terangnya.

Selain itu, Rudianto juga meminta agar menjaga pamplet yang dipasang dilokasi konflik tersebut, tujuannya adalah revolusi mental bagi semua fihak.

“Hari ini (kamis,red) kita memasang pamplet yang lebih besar dilokasi konflik, tujuannya adalah agar semua tau kalau hak rakyat harus dikembalikan kepada rakyat, hal ini demi tegaknya keadilan dan kebenaran,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Rudi juga menegaskan bahwa fihaknya tidak akan berhenti berjuang demi kepentingan masyarakat.

“Apa yang kita lakukan ini adalah dalam rangka membela hak masyarakat yang telah dirampas oleh perusahaan,” pungkasnya. (Man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *