Dalam Tiga Hari Kembali Terjadi Penambahan 27 Kasus Covid-19 di Inhu

  • Bagikan

 

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Kasus Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus mengalami penambahan, dalam 3 (tiga) hari terakhir kembali terjadi penambahan sebanyak 27 kasus.

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhu Jawalter S M.Pd melalui press release Senin 12 Juli 2021 mengatakan bahwa berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) tanggal 11 Juli 2021 terdapat penambahan 27 kasus Covid-19.

“Penambahan ini tersebar di 5 Puskesmas yang berada di 5 Kecamatan di Kabupaten Inhu, antara lain 18 orang di Puskesmas Pangkalan Kasai, 5 orang di Puskesmas Batang Gansal, 2 orang di Puskesmas Air Molek, 1 orang di Puskesmas Pekan Heran, dan 1 orang di Puskesmas Kilan,” paparnya.

Dari total 27 orang tersebut, 14 orang merupakan suspek, 12 orang kontak erat, dan 1 screening, yang mana saat ini 25 orang melakukan isolasi mandiri dan 2 orang dirawat di rumah sakit.

“Kasus terbanyak hari ini terjadi di Kecamatan Seberida dengan total 18 kasus,” sambungnya.

Dijelaskannya, penambahan kasus terjadi karena adanya tracking kasus konfirmasi Covid-19 yang dilakukan oleh pihak Puskesmas kemudian dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya positif, serta adanya pengambilan swab terhadap pasien di Rumah Sakit dan hasilnya positif.

Dijelaskannya juga, hingga tanggal 11 Juli 2021 terdapat total komulatif suspek berjumlah 5.692 kasus dengan rincian isolasi mandiri 106 orang, isolasi di rumah sakit 6 orang, selesai isolasi 5.500 orang dan meninggal dunia 80 orang.

“Sementara itu, total komulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 3.595 kasus dengan rincian isolasi mandiri 129 orang, rawat di rumah sakit 16 orang, masih dipantau 145 orang, sembuh 3.337 orang dan meninggal dunia 113 orang,” ungkapnya.

Dinkes Inhu telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 sampai tanggal 11 Juli 2021, dari total sasaran vaksinasi sebanyak 68.561 orang yang sudah vaksinasi dosis 1 berjumlah 42.865 orang dan total vaksinasi dosis 2 berjumlah 23.227 orang.

“Adapun rincian yang sudah divaksinasi adalah untuk sasaran SDM Kesehatan sebanyak 1.968 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.444 orang (124,19%) dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 2.340 orang (118,90%),” paparnya.

Sementara, untuk sasaran Pelayan Publik sebanyak 22.410 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 30.211 orang (134,81%) dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 16.511 orang (73,68%).

“Untuk sasaran lansia sebanyak 44.183 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 10.210 orang (23,11%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 4.376 orang (9,90%),” terangnya.

Dalam hal ini, pemerintah menerapkan New Normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat  yang produktif dan aman, dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

“Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (Physical Distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (Social Distancing),” pungkasnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.