Kembali Terjadi Penambahan 11 Kasus Covid-19 di Inhu

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali terjadi, kali ini terjadi penambahan sebanyak 11 kasus yang berada di 4 (empat) kecamatan di Inhu.

Hal ini berdasarkan press release yang disampaikan oleh juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhu Jawalter S M.Pd, Kamis (8/7/2021).

Dikatakannya, berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) tanggal 7 Juli 2021, terdapat penambahan 11 kasus Covid-19 yang tersebar di empat Puskesmas yang berada di empat Kecamatan di Kabupaten Inhu.

“Antara lain tujuh orang di Puskesmas Pangkalan Kasai, dua orang di Puskesmas Peranap, satu orang di Puskesmas Kulim Jaya dan satu orang di Puskesmas Air Molek,” ungkapnya.

Dijelaskannya bahwa, dari total 11 orang tersebut, delapan orang merupakan kontak erat dan tiga orang suspek, yang mana saat ini 10 orang melakukan isolasi mandiri dan satu orang dirawat di rumah sakit. Kasus terbanyak hari ini terjadi di Kecamatan Seberida dengan total 7 kasus.

“Penambahan kasus terjadi karena adanya tracking kasus konfirmasi Covid-19 yang dilakukan oleh pihak Puskesmas kemudian dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya positif,” ungkapnya lagi.

Lebih lanjut disampaikannya, hingga tanggal 07 Juli 2021 terdapat total komulatif suspek berjumlah 5.680 kasus dengan rincian isolasi mandiri 106 orang, isolasi di rumah sakit 7 orang, selesai isolasi 5.488 orang dan meninggal dunia 79 orang.

“Sementara itu, total komulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 3.532 kasus dengan rincian isolasi mandiri 143 orang, rawat di rumah sakit 15 orang, masih dipantau 158 orang, sembuh 3.261 orang dan meninggal dunia 113 orang,” paparnya.

Dinkes Inhu telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 sampai tanggal 07 Juli 2021 dari total sasaran vaksinasi sebanyak 68.561 orang yang sudah vaksinasi dosis 1 berjumlah 41.510 orang dan total vaksinasi dosis 2 berjumlah 22.393 orang.

“Adapun rincian yang sudah divaksinasi tersebut adalah untuk sasaran SDM Kesehatan sebanyak 1.968 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.442 orang (124,09%) dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 2.337 orang (118,75%),” paparnya lagi.

Sedangkan untuk sasaran Pelayan Publik sebanyak 22.410 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 29.213 orang (130,36%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 15.887 orang (70,89%),” sambungnya.

Untuk sasaran lansia sebanyak 44.183 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 9.855 orang (22,3%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 4.169 orang (9,44%).

Dalam hal ini, pemerintah menerapkan New Normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat  yang produktif dan aman, dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

“Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (Physical Distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (Social Distancing),” pungkasnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *