Korban Meninggal Dunia Akibat Positif Covid-19 di Inhu Bertambah 2 Orang

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Jumlah korban meninggal dunia akibat positif (komfirmasi) Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali mengalami penambahan sebanyak 2 (dua) orang dari 111 orang menjadi 113 orang.

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhu Jawalter S M.Pd, Rabu (7/7/2021) menyampaikan bahwa total komulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 3.517 kasus dengan rincian isolasi mandiri 136 orang, rawat di rumah sakit 14 orang, masih dipantau 150 orang, sembuh 3.254 orang dan meninggal dunia 113 orang.

Dikatakannya, berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) tanggal 6 Juli 2021, terdapat penambahan 15 kasus Covid-19 yang tersebar di 5 (lima) Puskesmas yang berada di 5 Kecamatan di Kabupaten Inhu.

“Kasus tersebut antara lain 7 orang di Puskesmas Kilan, 5 orang di Puskesmas Pangkalan Kasai, 1 orang di Puskesmas Batang Gansal, 1 orang di puskesmas Kombesko, dan 1 orang di Puskesmas Sungai Lala,” paparnya.

Dari total 15 orang tersebut, 10 orang merupakan kontak erat dan 5 orang suspek, 13 orang melakukan isolasi mandiri dan 2 orang di rawat di Rumah Sakit. Kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Batang Cenaku dengan total 7 kasus.

“Penambahan kasus terjadi karena adanya tracking kasus konfirmasi covid 19 yang dilakukan oleh pihak puskesmas kemudian dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya positif,” jelasnya.

Hingga tanggal 6 Juli 2021 terdapat total komulatif suspek berjumlah 5.677 kasus dengan rincian Isolasi Mandiri 106 orang, Isolasi di Rumah Sakit 8 orang, Selesai Isolasi 5.485 orang, dan Meninggal Dunia 78 orang.

“Sementara itu, total komulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 3.517 kasus dengan rincian isolasi mandiri 136 orang, rawat di rumah sakit 14 orang, masih dipantau 150 orang, Sembuh 3.254 orang dan meninggal dunia 113 orang,” ungkapnya.

Dinkes Inhu telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 sampai tanggal 6 Juli 2021, dari total sasaran vaksinasi sebanyak 68.561 orang yang sudah vaksinasi dosis 1 berjumlah 40.972 orang dan vaksinasi dosis 2 berjumlah 21.866 orang.

“Adapun rincian yang sudah divaksinasi adalah untuk sasaran SDM Kesehatan sebanyak 1.968 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.440 orang (123,98%) dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 2.324 orang (118,09%),” paparnya.

Untuk sasaran pelayan publik sebanyak 22.410 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 28.794 orang (128,49%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 15.492 orang (69,13%).

“Sementara untuk sasaran lansia sebanyak 44.183 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 9.738 orang (22,04%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 4.050 orang (9,17%),” paparnya lagi.

Dalam hal ini, pemerintah menerapkan New Normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat  yang produktif dan aman, dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

“Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (Physical Distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (Social Distancing),” pungkasnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *