Kanan 1

Percobaan Penculikan Siswa SDIT Al Bayan Pangkalan Kerinci Pelalawan Digagalkan Polisi,”Polisi Penyelamat Masih Misterius ” 

  • Bagikan
Percobaan Penculikan Siswa SDIT Al Bayan Pangkalan Kerinci Pelalawan Digagalkan Polisi,”Polisi Penyelamat Masih Misterius ” 

RIAUDETIL.COM, PANGKALAN KERINCI – Telah terjadi percobaan penculikan siswa SDIT Al-Bayan di Jalan Arbes Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan atas nama siswa Muhammad Hafidz siswa kelas V SDIT Al-Bayan pada Rabu (22/3/2017) sekira pukul 12.00 siang.

Informasi yang didapat RDC di TKP melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Usril SH bahwa percobaan penculikan dilakukan oleh sejumlah orang dengan menggunakan mobil avanza, namun aksi mereka diketahui oleh seorang polisi yang berada di dekat sekolah

“Melihat ada polisi, si anak didorong keluar dari mobil dan kabur, polisi sempat mengejar namun tidak berhasil. Polisi kemudian mengantarkan si anak ke sekolah. Infonya polisi menggunakan pakaian anggota, namun polisi yang dimaksud masih belum diketahui siapa orangnya,” papar Kapolsek kepada RDC usai mendatangi TKP SDIT Al-Bayan.

Sementara itu, dari keterangan si anak Hafidz ‎menyebutkan, bahwa dirinya baru pulang selesai makan di rumah lalu mau sholat Zuhur bersama siswa lainnya. Namun langsung datang mobil Avanza memepet. “Saya disuruh masuk paksa kedalam mobil. Ada kain kayak diberi obat-obatan diletakkan kemulut lalu Hafidz pusing. Tapi Hafidz didorong keluar lalu mereka kabur Hafidz diantar sama pak polisi ke sekolah,” ucapnya.

Kepala Sekolah SDIT Al-Bayan Ust Gufron menyebutkan bahwa Hafidz sebelum kejadian pulang kerumah makan,lalu ke sekolah mau sholat Zuhur jama’ah sama kawan-kawannya, disaat hendak kesekolah itu kejadiannya.

“Rumahnya dekat dari sekolah dia makan kerumahnya. Jadi kejadiannya mau kesekolah disaat jam istirahat bukan jam pulang pak. Kalau info yang Saya dapat dari Hafidz bahwa polisi yang menolongnya sudah agak tua. Ya dia bilang juga ada sejumlah orang di dalam mobil yang ingin menculiknya. Atas kejadian ini Kita tentu akan lebih waspada kedepannya. Selama ini pintu‎ Kita dijaga security. Saat pulang pintu yang di belakang digunakan. Alhamdulillah Hafidz selamat. Kita akan lebih ekstra waspada,” ungkapnya.

Namun terlihat Hafidz masih shock dengan yang dialaminya. Hafidz ditemani sang ayah dan Kepala Sekolah saat pihak kepolisian meminta keterangan dari sang siswa. Terlihat juga Lurah Pangkalan Kerinci Timur Edi Arifin mendatangi sekolah guna memastikan hal tersebut.

Kondisi SDIT Al-Bayan masih dipenuhi dengan wali murid dan masyarakat setempat yang mencari tau kejadian percobaan penculikan hingga pukul 18.00 Wib. Sementara Muhammad Hafidz sudah dibawa pulang kerumahnya oleh sang ayah sekira pukul 17.30 Wib. (Pan/ZoelGomes) ‎

  • Bagikan