Jumlah Penambahan Kasus Covid-19 di Inhu Kembali Turun

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Jika pada hari sebelumnya terjadi penurunan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sebanyak 39 kasus, hari ini jumlah tersebut kembali turun dengan jumlah 14 kasus, namun terjadi penambahan jumlah komulatif pasien meninggal dunia.

Berdasarkan press release Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Daerah Kabupaten Inhu, Jum’at 04 Juni 2021 yang disampaikan oleh Jawalter S M.Pd selaku juru bicaranya menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinkes Inhu tanggal 03 Juni 2021, terdapat penambahan 14 kasus Covid-19.

“Kasus ini tersebar di 8 (Delapan) Puskesmas yang berada di Tujuh Kecamatan di Kabupaten Inhu,” katanya.

Hal ini dengan rincian 3 orang di Puskesmas Pekan Heran, 3 orang di Puskesmas Batang Gansal, 2 orang di Puskesmas Kombesko, 2 orang di Puskesmas Sungai Parit, 1 orang di Puskesmas Kilan, 1 orang Puskesmas Sipayung, 1 orang Puskesmas Pangkalan Kasai dan 1 orang di Puskesmas Kulim Jaya.

“Dari 14 orang tersebut, 13 orang diantaranya merupakan suspek, dan 1 orang kontak erat, 9 orang melakukan isolasi mandiri, 3 orang rawat di rumah sakit dan 2 orang meninggal dunia,” paparnya.

Kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Rengat, Kecamatan Rengat Barat, dan Kecamatan Batang Gansal dengan total masing-masing 3 kasus, Penambahan kasus terjadi karena adanya tracking kasus konfirmasi Covid-19 yang dilakukan oleh pihak Puskesmas kemudian dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya positif.

“Hingga tanggal 03 Juni 2021 terdapat total komulatif suspek berjumlah 5.475 kasus dengan rincian isolasi mandiri 235 orang, isolasi di rumah sakit 15 orang, selesai isolasi 5.161 orang dan meninggal dunia 64 orang,” paparnya lagi.

Sementara itu, total komulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 2.881 kasus dengan rincian isolasi mandiri 333 orang, rawat di rumah sakit 29 orang, sembuh 2.433 orang dan meninggal dunia 86 orang.

“Dinkes telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 sampai tanggal 03 Juni 2021, dari total sasaran Vaksinasi sebanyak 68.561 orang yang sudah Vaksinasi dosis 1 berjumlah 16.220 orang dan total Vaksinasi dosis 2 berjumlah 9.252 orang,” ungkapnya.

Adapun rincian yang sudah divaksinasi adalah untuk sasaran SDM Kesehatan sebanyak 1.968 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.317 orang (117,73%) dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 2.222 orang (112,91%).

“Untuk sasaran Pelayan Publik sebanyak 22.410 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 11.243 orang (50,17%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 5.607 orang (25,02%),” ungkapny lagi.

Sedangkan untuk Sasaran Lansia sebanyak 44.183 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.660 orang (6,02%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 1.423 orang (3,22%).

Disampaikannya juga bahwa pemerintah menerapkan New Normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat  yang produktif dan aman, dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

“Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (Physical Distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (Social Distancing),” pungkasnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *