KONTROVERSI! Kadis PMD Tuding Pengumuman Kantor Desa Tutup Tidak Benar, dibuat sendiri

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, ROKAN HILIR – Sejumlah kantor Desa di Kebupaten Rokan Hilir (Rohil) tutup. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes tidak dibayarnya gaji honorer dan biaya oprasional kepenghuluan.

Isu yang berdedar mogoknya perangkat desa sampai dengan waktu yang tidak ditentukan. Sejumlah perangkat desa yang menuntut pembayaran gaji mulai dari RT sampai dengan Pengulu yang belum dibayarkan sejak tahun 2016 lalu hingga kini tahun 2017.

Salah satunya, Kepenghuluan Bagansinembah Kecamatan Bagansinembah, penutupan pelayanan itu ditempelkan pada secarik kertas putih di jendela kaca kantor.

Lalu penguguman tersebut di upoload oleh warga atas nama Lisna Wati Sinaga keakun media sosial facebook group Bagan Batu Facebooker.

“Deberitahukan: untuk sementara kantor kepenghuluan ditutup sampai honor dan operasional perkantoran terealisasi,” demikian penguman tersebut diberitahukan.

Informasi yang dirangkum, selain itu ada beberapa kepenghuluan lainnya yang juga melakukan hal sama, (tutup,red). Yaitu, Kepenghuluan Rantau Kopar, Tanah Putih Tanjung Melawan, Bagan Sapta Permai. Dikecamatan Bagansinembah Raya hanya dua Kepenghuluan yang buka.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PMD Rohil H Jasriyanto mengatakan informasi media sosial itu tidak benar adanya. Dia mengaku, telah melihat info medsos itu dan melakukan konfirmasi dengan Kepenghuluan Bagansinembah.

“Gak benar itu, tadi saya sudah telepon kesana, katanya tidak ada. Itu bisa saja dibuat ditempel dirumah sendiri lalu di foto,” kata Jasrianto.

Namun begitu lanjut Jasrianto, pihaknya tetap berupaya melunasi hutang-hutang yang ada dengan pihak desa secepat mungkin. Untuk itu, dia meminta agar semua kepenghuuan dapat bersabar dahulu.

“Kita akan bayarkan, cuma sekarang lagi proses administrasi pencairan dana. Saya rasa semua kepenghuluan sudah paham soal itu karena sudah kita sampaikan,” tandasnya. (jum/zmi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *