Bappeda dan Disdik Pelalawan Sidak SMPN 3,Mobiler Berlebih dan 2 Lokal Dibangun Tahun Ini

  • Bagikan

Pelalawan, Riaudetil. com – Guna melihat langsung kondisi terkini SMPN 3 berlokasi di KM 7 Kelurahan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci yang dibangun dari APBD tahun 2017 lalu, Ir. M.Syahrul Syarif, M. Si Kepala Badan Perencanaan PembangunanDaerah (Bappeda) beserta staff dan perwakilan Disdik melakukan sidak, Jum’at (23/2/2018) siang.

Dari pantauan riaudetil. com, Kepala Bappeda dan perwakilan Disdik tampak mengecek mobiler yang digunakan oleh siswa.Selain mobiler, seluruh ruangan mulai dari lokal, ruang guru, pustaka hingga musholla juga dilakukan pengecekan. Terlihat ruang guru yang juga dipakai untuk lokal dan bagian belakang musholla sejumlah tumpukan kursi plastik aset lama sekolah dan tumpukan bangku serta meja belajar siswa.

” Ya Kita cek informasi adanya kekurangan mobiler sekolah di Pelalawan. Ternyata di SMPN 3 mobiler bangku dan meja siswa berlebih.Bahan kayunya juga kuat sesuai dengan yang diharapkan. Sekolah inikan dibangun karena membludaknya siswa dalam pendaftaran peserta didik baru tahun 2017 lalu. Bayangkan saja untuk siswa disini saja berlebih saat ini hingga ada yang sekolah pagi dan siang. Tentu Saya cukup lega karena mobiler berlebih dan tidak kurang ,” papar M. Syahrul disela sela sidak.

Sementara itu Zulfan perwakilan Disdik menyampailan pada tahun 2018 ini akan dibangun 2 lokal dari anggran DAK sehingga kekurangan lokal di SMPN 3 ini dapat terpenuhi.

” Ya Kita terus berusaha mengantisipasi membludaknya kembali siswa di PPDB tahun ini. Ada sekolah di daerah perbatasan antara Siak dan Pelalawan yang sudah diserahkan ke Kita. Saat ini bangunan sekolahnya kosong,nantinya Kita akan jadikan ini SMP.sementara untuk oersiapan PPDB SD Kita juga menambah sejumlah lokal dibeberapa sekolah, ” ujarnya.

Salah satu guru yang ditemui menyebutkan bahwa jumlah murid keseluruhan 300 lebih siswa. Sekolah dibagi 2 waktu pagi dan siang. Seluruhnya ada 13 rombel. 8 rombel pagi dan 5 rombel siang. Untuk kelas 7 ada 5 rombel kelas 8 ada 3 rombel dan kelas 9 ada 5 rombel.

” Kita kekurangan 6 lokal saat ini. Hingga ruang guru juga dipakai untuk lokal belajar siswa. Kalau ada penambahan 2 lokal lagi tenti akan sangat membantu kebutuhan lokal sekolah ini, ” tukasnya. (Zoelgomes)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *