Warga Kecewa Progress Operasional Pasar Modern Sorek Dinilai Lamban

  • Bagikan

Pelalawan, riaudetil. com – Bangunan megah 2 lantai pasar modern sorek yang berada di jantung kota kecamatan pangkalan kuras hingga kini tak kunjung beroperasi meski bangunan kokoh berdiri sejak tahun 2016 lalu dimana pembangunan dibiayai dari dana proyek multiyears selama tiga tahun 2014- 2016 dari APBD Pelalawan sebesar Rp.28,347 miliar.

Sejumlah warga menyampaikan kekesalan dan kekecewaannya yang mereka nilai progres operasional pasar modern yang dinilai lamban. Belum lagi kondisi lingkungan pasar yang kotor dan sebagian lampu hias banyak yang sudah pecah.Informasi yang diperoleh rdc, sebagian warga menyebutkan pasar modern sudah menjadi sarang hantu dan tempat pacaran muda – mudi.

” Kita warga sorek satu kecewa sampai sekarang pasar modern belum juga beroperasi .Dari dulu sudah kita desak Pemkab untuk segera operasikan pasar modern Sorek ini. Apalagi sudah ada ditunjuk pihak ketiga sebagai pengelola.Banyak kaca yang pecah dan banyak pasangan muda – mudi menjadikan lokasi pasar tempat pacaran dan kumpul dan memang warga banyak menyebut bahwa lokasi pasar modern sudah jadi sarang hantu. Kami sebagai warga terusik dan minta pasar segera dioperasikan, ” ujar tokoh masyarakat sorek Agustiar.

Selain itu, sambung Agustiar ‎ dikhawatirkan juga akan terjadi pengrusakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab terhadap bangunan pasar.

“Bangunannya inikan banyak dari kaca, kita khawatir saja kalau tidak juga dioperasikan terjadi pengrusakan-pengrusakan seperti memecah kaca bangunan dan sebagainya. Tentu ini amat disayangkan bangunan yang mewah namun karena belum juga beroperasi terkesan tidak terawat dan rawan pengrusakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya.

Dikatakannya, dengan secepatnya dioperasikannya Pasar modern tentu akan menjadi pemasukan PAD buat daerah dan juga ekonomi rakyat juga berjalan.

“Bangunan sudah megah namun sayang hingga kini tak kunjung beroperasi,” tuturnya.

Salah satu warga Zulkarnaidi meminta Pemkab Pelalawan melalui Disperindagsar dan pengelola tidak setengah hati bekerja untuk seaegera mungkin mengoperasikan pasar modern.

“Disperindagsar dan pengelola dinilai lamban.Seharusnya sebelum proses pembangunan pasar modern ini dilaksanakan, setidaknya sudah memiliki formulasi untuk pengelolaan pasar modern ini. Nah, bila formula sudah ada, ketika bangunan selesai, sudah barang tentu bisa beroperasi dan mampu menggeliatkan sendi ekonomi masyarakat di Sorek Satu dan sekitarnya. Tidak seperti yang terjadi saat ini, bangunan sudah lama selesai namun tak kunjung beroperasi,” paparnya

Saat hal ini ditanyakan dengan Camat Pangkalan Kuras Firdaus Wahidin,dikatakannya disperindagsar maupun pengelola tidak ada lagi melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan.
” Ya kalau pada akhir tahun lalu masih ada koordinasi terkait pemasangan sjat oleh pengelola setelah itu tidak ada komunikasi dengan kita, ” paparnya.

Saat rdc menghubungi Kepala Disperindagsar Zuerman Das,namun yang bersangkutan hingga berita ini dinaikkan tidak mengangkat ponselnya. (Zoelgomes)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *