Pasien Keluhkan Obat Minim di RSUD BLUD Selasih,Hutang Obat Capai Rp. 1,5 M

  • Bagikan
Pangkalan Kerinci,Riaudetil.com – Sejumlah pasien mengeluhkan minimnya ketersediaan obat ‎di Apotik RSUD BLUD Selasih Pangkalan Kerinci.Pasalnya sejumlah obat terpaksa dibeli diluar dan butuh waktu yang lebih.
Keluhan ini berasal dari sejumlah pasien baik yang umum,BPJS,Jamkesda maupun jamkesmas.Informasi yang didapat riaudetil.com ketidaksediaan obat sudah cukup berlangsung lama.
Atas kondisi ini,RDC menghubungi dr.Ahmad Krinen Direktur RSUD BLUD Selasih Pangkalan Kerinci via seluler, Senin (6/11/2017).Menurutnya, hutang obat pihak RSUD Selasih Pangkalan Kerinci sekira Rp.1,5 Milyar. ” hutang obat Kita mencapai Rp.1,5 Milyar sementara klaim terhadap Jamkesda maupun BPJS terkendala pembayarannya sejak bulan Juli 2017. Untuk Jamkesda perbulannya klaim mencapai Rp.300 hingga Rp. 400 juta.Sementara klaim BPJS perbulannya mencapai Rp.800 juta hingga Rp. 1 Milyar,” ungkapnya.
 
Ditambahkannya, soal hutang obat tidak bisa dicampur adukkan dengan BLUD.Dimana kondisinya pemasukan Rumah Sakit masih tertahan. ” Kalau BLUD posnya masing – masing dan sudah jelas. Malah Kita sudah lakukan penghematan. Pasokan obat jugaa diusahakan dngan klinik dan rumah sakit lainnya dengan cara kontrak kerjasama. Perlu diingat, untuk obat pasien BPJS dan Jamkesda uang pembelian obat diluar diganti dengan bukti kwitansi kecuali pasien umum,” tukasnya. (ZoelGomes) 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *