Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Inhu Bertambah 5 Orang

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Pada Senin (31/5/2021) jumlah pasien konfirmasi (positif) Covid-19 di Kabupaten Indragiri HuIu (Inhu) yang meninggal dunia berjumlah 77 orang, jumlah tersebut bertambah menjadi 83 orang pada Rabu (2/6/2021), terjadi penambahan sebanyak 5 orang.

Hal ini berdasarkan press release yang disampaikan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Daerah Kabupaten Inhu melalui juru bicaranya Jawalter S M.Pd, Rabu 02 Juni 2021.

Dikatakannya, berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu tanggal 01 Juni 2021, terdapat penambahan 49 kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Inhu.

“Kasus tersebut tersebar di enam Puskesmas yang berada di 4 (empat) kecamatan di Kabupaten Inhu,” katanya.

Dijelaskannya bahwa, 22 orang di Puskesmas Kilan, 20 orang di Puskesmas Kombesko, 4 orang di Puskesmas Kuala Cenaku, 1 orang di Puskesmas Pangkalan Kasai, 1 orang di Puskesmas Sipayung, dan 1 orang di Puskesmas Lubuk Kandis.

“Dari 49 orang tersebut, 27 orang diantaranya merupakan suspek, 21 orang kontak erat, dan 1 orang screening,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikannya, dari 49 orang tersebut saat ini 45 orang melakukan isolasi mandiri, 3 orang rawat di rumah sakit dan 1 orang meninggal dunia.

“Kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Batang Cenaku dengan total 23 kasus, Penambahan kasus terjadi karena adanya tracking kasus konfirmasi Covid-19 yang dilakukan oleh pihak Puskesmas kemudian dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya positif,” paparnya.

Hingga tanggal 01 Juni 2021 terdapat total komulatif suspek berjumlah 5.409 kasus dengan rincian isolasi mandiri 176 orang, isolasi di rumah aakit 14 orang, selesai isolasi 5.156 orang dan meninggal dunia 63 orang.

“Sementara itu, total komulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 2.793 kasus dengan rincian isolasi mandiri 280 orang, rawat di rumah sakit 31 orang, sembuh 2.399 orang dan meninggal dunia 83 orang” sambungnya.

Dinkes Inhu telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19, sampai tanggal 01 Juni 2021 dari Total sasaran Vaksinasi sebanyak 68.561 orang, total yang sudah Vaksinasi dosis 1 berjumlah 14.740 orang dan total Vaksinasi dosis 2 berjumlah 8.831 orang.

“Adapun rincian yang sudah divaksinasi adalah untuk sasaran SDM Kesehatan sebanyak 1.968 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.306 orang (117,17%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 2.218 orang (112,70%),” jelasnya.

Untuk sasaran pelayan publik sebanyak 22.410 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 10.017 orang (44,70%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 5.322 orang (23,75%).

“Untuk sasaran lansia sebanyak 44.183 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.417 orang (5,47%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 1.291 orang (2,92%),” jelasnya lagi.

Disampaikannya juga bahwa pemerintah menerapkan New Normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat  yang produktif dan aman, dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

“Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (Physical Distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (Social Distancing),” pungkasnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *