Pembangkit Listrik RPE Terjadi Ledakan 3 Karyawan Dilarikan Ke Rumah Sakit

  • Bagikan

PANGKALAN KERINCI, riaudetil. com – Pembangkit listrik PT RPE, anak perusahaan PT RAPP, Rabu (14/3/2018), dikabarkan meledak. Tiga orang dilarikan ke rumah sakit. Namun tim teknis sampai saat ini hingga sore kamis (15/03) Belum ada kepastian awal percikan api dan ledakan steam turbin. Listrik di Pabrik dan kompleks PT RAPP serta pelanggan listrik BUMD Pangkalan Kerinci padam diatas 20 jam. PT RAPP dipastikan mengalami kerugian besar dan masyarakat terganggu.

Djarot Handoko, Corporate Communications Head PT RAPP menyampaikan dalam press releasenya,pada Rabu Sore (14/2) kemaren, telah terjadi gangguan pada sistem pembangkit listrik PT RPE. Hal ini menyebabkan terputusnya suplai listrik di areal pabrik, townsite, dan juga suplai ke PLN dan BUMD,” ujarnya.

Dijelaskannya, gangguan yang terjadi saat teknisi PT RPE sedang melakukan pengecekan dan monitoring, pada saat itu sempat timbul percikan api. Tiga orang teknisi yang bertugas mengalami luka bakar pada tangan dan sebagian badan dan masih dalam keadaan sadar.

Ketiga korban lanjut Djarot, segera dievakuasi ke klinik perusahaan untuk mendapatkan pertolongan pertama dan selanjutnya sore itu juga dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk perawatan lanjutan dan mendapatkan penanganan medis yang lebih baik.
“Perusahaan berusaha semaksimal mungkin agar listrik dapat kembali normal. Saat ini tim teknis kami tengah berupaya memperbaiki gangguan yang terjadi. Semoga segala gangguan dapat teratasi,” ujarnya.

Hingga saat ini belum diketahui pasti kondisi korban terakhir.
Info dihimpun dari berbagai sumber kompeten menyampaikan Pada hari Rabu tanggal 14 Maret 2018 sekira pukul 17.50 wib telah terjadi laka kerja di MCC Room Turbin PT. Riau Prima Energi (RPE) yang terdapat di Area Pabrik PT. RAPP Pangkalan Kerinci Kab. Pelalawan.

Adapun indentitas korban adalah sbb :
1. HARVIZON, (Luka bakar grade 3 kedua tangan dan grade 2 di dada dan bahu, dan paha kaki, grade 1 di muka).
2. ROBIN PRANOTO, (Luka bakar grade 2 di tangan kanan dan wajah grade 1)
3. SOFYAN GUNAWAN, (Luka bakar grade 1 di jari tangan kanan kiri).

Informasi yang diperoleh rdc didalam, Rabu tanggal 14 Maret 2014 sekira pukul 17.50 wib pada saat melakukan pengecekan panel yang sedang mengalami kerusakan, Kemudian saat mengambil foto koneksi panel, posisi kamera Handphone terlalu dekat dengan panel, sehingga timbul ledakan yang menyebabkan 3 orang korban menderita luka bakar.

Selanjutnya ke 3 (Tiga) Korban dievakuasi dangan ambulance ke klinik Town Site 1 PT. Rapp dan semua korban kondisi sadar dan dirujuk ke RS. Santa Maria Pekanbaru.

Akibat dari kejadian tersebut Lampu Listrik mati total atau black out. Sehingga listrik padam di Komplek Pabrik, Perumahan Karyawan Town Site 1, Town Site II PT. RAPP dan di perumahan warga Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan pelanggan listrik BUMD Tuah Sekata. (ZG)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *