Perusahaan Bantu Rp. 100 Juta  Bangun Kembali Jembatan Desa Kuala Tolam, Warga Minta Dinas PU Turun Tangan

  • Bagikan

Pelalawan, riaudetil. com – Dua perusahaan yakni PT. RAPP dan PT. SAU beberapa waktu lalu telah menyerahkan uang sejumlah Rp. 100 juta kepada PJ Kepala Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan mewakili masyarakat untuk pembangunan kembali jembatan kayu sepanjang kurang kebih 60 meter yang ambruk akibat diterjang banjir pada Ahad (1/10/2017) lalu.

Hal ini dibenarkan Weri Zakaria PJ Kades Kuala Tolam kepada riaudetil. com,  Selasa (20/2/2018).Menurutnya, uang bantuan dari perusahaan sudah diterima dan saat ini pencarian material untuk pembangunan kembali jembatan kayu yang ambruk.

” Ya Kita masih proses pencarian dan pembelian material. Mudah – mudahan dalam waktu dekat pembangunan kembali jembatan kayu yang menghubungkan desa kuala tolam timur dan barat dapat dilakukan. Kita pihak desa juga melakukan koordinasi dengan Kecamatan dan Pemkab Pelalawan melalui instansi terkait seperti Dinas PU agar dapat menurunkan peralatan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Dikatakannya, pasca ambruknya jembatan kayu akibat diterjang banjir, sekitar 200 kk mengalami kesulitan dalam akses.
” Sebelumnya ada pompong warga yang stanbay dan selanjutnya warga berinisiatif membuat rakit untuk penyebrangan. Yangbjelas menyulitkan warga, ” ungkapnya.

Sementara itu,Camat Pelalawan Joko Purnomo menyampaikan pihaknya telah meminta kepada dinas PU untuk dapat membantu warga dalam pembangunan kembali jembatan kayu di desa sungai tolam. ” Tentu Kita berharap kedepannya jembatan ini dapat dipermanenkan. Sehingga kekuatan jembatan lebih terjamin meskipun dihantam banjir besar dari sungai tolam.Sehingga memudahkan warga dalam akses dan menunjang perekonomian warga, ” pungkasnya.

Terpisah, salah satu warga Dedi (30) kepada riaudetil. com meminta agar pihak Kabupaten melalui Dinas dapat membantu warga membangun kembali jembatan kayu sebagai akses utama warga. ” sudah bertahun – tahun jembatan kayu dipertahankan.Kami warga berharap kedepan pembangunan jembatan yang permanen. Untuk saat ini Kami minta Pemkab melalui Dinas PU untuk membantu warga menurunkan peralatan yang dibutuhkan dalam pembangunan jembatan,” tutupnya. (Zoelgomes)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *