Sedang Berkerja Disawah, Seorang lbu Meninggal Dunia

  • Bagikan

 

RIAUDETIL.COM,RENGAT – Seorang Ibu harus menghembuskan nafas terakhirnya pada saat dirinya sedang berkerja disawah garapannya di Dusun Kampung Sawah Kelurahan Pangkalan Kadai Kecamatan Siberida Kabupaten Indragiri Hulu (lnhu) kamis (19/10/2017) sekitar pukul 14.30 WIB.

 

“Telah meninggal dunia secara mendadak seorang perempuan an. Br SIALAGAN diduga karena sakit,” kata Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari Slk,MH melalui Kapolsek Siberida Kompol SBS Tambunan yang didampingi oleh Kanit Reskrim Polsek Siberida Iptu Aman Aroni SH.

 

Kronologisnya pada Kamis (19/10/2017) sekira pukul 14.00 Wib saksi yang bernama sdri HOTMAIDA Br SINAGA sedang bekerja mencangkul di sawah melihat korban an. Br SIALAGAN sedang mencangkul di sawah yang bersepadan dengannya yang berjarak lebih kurang 50 (lima puluh) meter.

 

“Sawah yang dikerjakan tersebut terletak di Dusun Kampung Sawah Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida Kabupaten lnhu,” terangnya.

 

Sekira pukul 14.30 tiba tiba korban berteriak memanggil saksi “MAK PETRUS”, selanjutnya saksi (Hotmaida Br Sinaga) mendatangi korban dan setibanya di dekat korban saksi melihat bahwa korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

 

“Saat itu korban dengan posisi kedua kaki terbenam dalam lumpur sawah dan bagian tubuh korban terlentang wajah menghadap ke atas, namun saksi melihat korban masih bernafas,” terang Aman Aroni.

 

Kemudian saksi memanggil saksi” lainnya yang bernama sdr TUNGGAL SIREGAR, sdr LINCE Br SIMAMORA, sdr ARISMAN Dan sdr RUSMAN SITUMEANG, setibanya saksi” di dekat korban, saksi mengecek korban dan ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi, dan saksi melihat tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

 

“Selanjutnya para saksi membawa korban dengan cara mengangkat korban ke pondok sawah yang berjarak sekitar lebih kurang 25 meter dari lokasi korban ditemukan tergeletak sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi,” ujarnya.

 

Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seberida, dan Kanit Reskrim Polsek Seberida Iptu Aman Aroni,SH bersama anggota mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah TKP.

 

“Kemudis jenazah korban dibawa ke Puskesmas Pangkalan Kasai untuk di mintakan Visum nya,” jelas Roni lagi.

 

Dari hasil pemeriksaan awal di Puskesmas Pangkalan Kasai bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik atau tanda-tanda lain yang mencurigakan.

 

“Keluarga korban membuat pernyataan bahwa tidak bersedia untuk dilakukan Otopsi terhadap Jenazah dan proses Penyelidikan selanjutnya,” terangnya.

 

Berdasarkan Keterangan dari keluarga yang meupakan menantu korban bahwa korban mempunyai riwayat penyakit lambung dan asam urat serta korban sering jatuh dan pingsan, tutupnya. (Man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *