Untuk Menghindari Generasi Muda Rayakan Valentine Day, MAN 1 Inhu Gelar Lomba Da’I dan Hafiz

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM,RENGAT – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupeten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar lomba Da’I dan Hafiz Alqur’an, hal ini dilakukan guna menghindari generasi muda untuk merayakan Hari Valentine Day.

Sedikitnya 73 tim dari sejumlah sekolah tingkat SMP dan MTs se Kabupaten Inhu ikuti lomba hafiz dan da’i yang diselenggarakan Rabu hingga Kamis (7-8/2) kemaren.

Selain untuk menumbuhkembangkan bakat pelajar, juga sebagai ajang kampanye kepada generasi muda untuk tidak merayakan Valentine Day, ujar Kepala MAN 1 Inhu Hendriadi Sag MpdI, dilansir dari Swarainhu.com.

Melalui kegiatan ini pula, pihak sekolah menyatakan siap menggratiskan segala bentuk biaya bagi pelajar berprestasi yang masuk ke sekolah tersebut.

“Tahun kemaren, program biaya gratis bagi pelajar juara satu hingga juara tiga sudah dimulai ketika masuk di MAN 1 Inhu,” ujarnya lagi.

Namun demikian sebutnya, pada tahun ini yang bisa digratiskan hanya untuk pelajar berprestasi peraih juara satu dan juara dua ditingkat SMP atau MTs saat masuk ke MAN 1 Inhu, karena, ternyata pada tahun lalu cukup tinggi minat siswa berprestasi yang masuk ke MAN 1 Inhu.

“Sedangkan untuk kegiatan kali ini, hendaknya muncul generasi Islami yang menjalankan ajaran Al-Qur’an dan Sunnah Rasul,“ sambungnya.

Melalui gerenasi ini hendaknya dapat menepis sejumlah kegiatan yang tidak sesuai ajaran agama Islam dapat ditinggalkan, seperti dalam bulan ini ada kebiasaan merayakan Valentine Day.

Sementara itu Camat Rengat Barat Yus Amrina S.Sos yang membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia dari Osis dan pihak sekolah yang telah melaksanakan kegiatan ini.

“Karena melalui kegiatan ini pula, diharapkan dapat menjadikan generasi yang bermoral dan berakhlak mulai. “Sudah banyak generasi saat ini tidak lagi mengenal moral dan akhlak,” ujarnya.

Untuk itu harapnya, kepada ratusan pelajar tingkat SMP dan MTs se Kabupaten Inhu yang mengikuti lomba ini hendaknya dapat menunjukkan diri sebagai generasi Agamis.

“Nasib bangsa ini tergantung kepada generasi saat ini yang perlu ada landasan agama,” ucapnya.

Sementara itu Kakan Kemenag Inhu yang diwakili Kepala Seksi Madrasah Ridwan Rajuki Sag MA mengatakan bahwa, kegiatan ini merupaka modal dasar bagi kita semua, baik siswa mau para guru serta orangtua.

“Kedua lomba ini mengikuti perkembangan zaman. Silahkan ikuti perkembangan zaman tapi harus dibentengi dengan dasar agama,” tegasnya. (Man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *