Waspada, Kembali Terjadi Penambahan 30 Kasus Covid-19 Dalam Sehari di Inhu

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus terjadi, dalam sehari terjadi penambahan sebanyak 30 kasus, sedangkan sehari sebelumnya terjadi penambahan 84 kasus.

Hal ini berdasarkan press release Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Daerah Kabupaten Inhu yang dibacakan oleh juru bicaranya Jawalter S M.Pd, Rabu (14/7/2021).

Dikatakannya, berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu tanggal 13 Juli 2021, terdapat penambahan 30 kasus Covid-19 yang tersebar di 9 Puskesmas yang berada di 8 Kecamatan di Kabupaten Inhu.

Kasus tersebut antara lain 12 orang di Puskesmas Pangkalan Kasai, 7 orang di Puskesmas Lirik, 3 orang di Puskesmas Pekan Heran, 2 orang di Puskesmas Air Molek, 2 orang di Puskesmas Sipayung, 1 orang di Puskesmas Batang Gansal, 1 orang di Puskesmas Sungai Lala, 1 orang di Puskesmas Sencano Jaya, dan 1 orang di Puskesmas Kambesko.

“Dari total 30 orang tersebut, 20 orang merupakan suspek dan 10 orang merupakan kontak erat, yang mana saat ini 24 orang melakukan isolasi mandiri, 4 orang dirawat di rumah sakit dan 2orang meninggal dunia,” paparnya.

Kasus terbanyak hari ini terjadi di Kecamatan Seberida dengan total 12 kasus.Penambahan kasus terjadi karena adanya tracking kasus konfirmasi Covid-19 yang dilakukan oleh pihak Puskesmas kemudian dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya positif, serta adanya pengambilan swab terhadap pasien di rumah sakit dan hasilnya positif.

“Hingga tanggal 13 Juli 2021 terdapat total komulatif suspek berjumlah 5.695 kasus dengan rincian isolasi mandiri 106 orang, isolasi di rumah sakit 5 orang, selesai isolasi 5.502 orang dan meninggal dunia 82 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, total komulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 3.706 kasus dengan rincian isolasi mandiri 184 orang, rawat di rumah sakit 15 orang, masih dipantau 199 orang, sembuh 3.394 orang dan meninggal dunia 113 orang.

“Dinkes Inhu telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 sampai tanggal 13 Juli 2021,” terangnya.

Dari total sasaran vaksinasi sebanyak 68.561 orang yang sudah vaksinasi dosis 1 berjumlah 43.366 orang dan vaksinasi dosis 2 berjumlah 23.508 orang.

Adapun rincian yang sudah divaksinasi adalah untuk sasaran SDM Kesehatan sebanyak 1.968 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.455 orang (124,75%) dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 2.340 orang (118,90%).

“Untuk sasaran pelayan publik sebanyak 22.410 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 30.626 orang (136,66%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 16.755 orang (74,77%),” sambungnya.

Sedangkan untuk sasaran lansia sebanyak 44.183 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 10.285 orang (23,28%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 4.413 orang (9,99%).

Dalam hal ini, pemerintah menerapkan New Normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat  yang produktif dan aman, dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

“Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (Physical Distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (Social Distancing),” pungkasnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *