Drs.Yusmar M.Si bertekad Tindaklanjuti Embung Sei Kepayang DU SKPA Jadi Objek Wisata Air

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM,ROHUL – Bangunan Embung Sei Kepayang yang terletak di Desa Rambah Utama DU SKPA Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau yang kini sudah menjadi tempat favorit masyararakat untuk berwisata setelah usai dibangun Desember 2017.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Rokan Hulu  segera akan menjadikan bangunan Embung itu sebuah objek wisata air. Berdasarkan adanya permohonan dari masyarakat dan Camat Rambah Samo dan menyikapai  ramainya pengunjung tempat objek wisata tersebut.

Kita lagi menunggu adanya Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Desa Rambah Utama tentang pengangkatan pengurus Kelompok Sadar Wisata  (Pokdarwis). Karena dari SK Pengurus Pokdarwis, dasar kita menjadikan Embung  Sei Kepayang Objek wisata agar Resmi pengelolaannya,” jelas Yusmar M.Si  Minggu, (18/2).

Tokoh msyarakat setempat mengatakan, bendung Sei Kepayang yang terletak tidak jauh dari Pondopo Bupati Rohul sudah ribuan pengunjung berdatangan , mereka menikmati air dengan main perahu dayung karet/plastik, mandi berenang bersama keluarga. Warga setempat harapakan adanya pengelolaan yang resmi karena saat ini dikelola oleh perorangan.

“Untuk mengatisipasi hal tidak kita inginkan karena pengunjung sudah ramai sekali. Apa lagi kedalaman waduknya dari 2 hingga 4 meter. Harapan kami secepatnya adanya pengelolanya yang resmi dari pemerintah, sehingga berbabagai uang masuk di sana bisa jadi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Desa mereka dan Kabupaten Rohul umumnya,” jelas RT setempat yang juga tokoh Masyarakat Heri Susanto.

Bendung  yang dibangun dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2017 itu, selain jadi tempat Favorit wisata, juga menjadi sumber rejeki peninggkatan ekonomi masyarakat setempat para pedagang laris jualannya dan yang miliki usaha sewa perahu dan ban menawarkan kepada wisatawan, tempat parkir juga ada yang mengatur.

Terlihat sekeliling di bangunan embung seperti sebuah danau itu, ada yang menawarkan perahu plastik, karet dan berbagai Ban dalam mobil untuk disewakan, dan berbagai jenis makanan, minuman ringan juga para pedagang sudah sediakan kepada para wisata. Untuk ban kecil Rp 5.000 dan yang besar Rp 10.000.-

Salah satu yang menyewakan Perahu Plastik, Karet Anto yang ditanya wartawan Minggu, (18/2/2018) dirinya memberi sewa kepada wisata berbeda-beda harga, tergantung besar perahunya dari Rp 20.000 hingga 40.000 dengan tidak ada batas waktu atau berapa Jam dan dilengkapi pelampung.

“Penyewa pakai sepuasnya bang,” katanya. Ditanya satu hari dapat berapa?, tidak tentu jawabnya. “Ya,  kadang lumayan, karena yang ramainya itu hari libur, hari Sabtu, Minggu dan tanggal merah lainnya. Selain itu kan banyak kami yang menyewakan perahu karet, plastik, ya tergantung juga. Intinya adanya bangunan embung ini, desa kami jadi ramai dan rejeki juga,” tuturnya.

Terpantau awak media, semakin sore wisatawan pengunjung semakin ramai, anak-anak dan orang dewasa dengan riang-riang mereka mendayung perahunya yang mereka naik di arena danau Embung Sei kepayang. 

Untuk diketahui Embung Sei Kepayang usai dibangun  Desember 2017 Camat Rambah Samo, Drs Zulbahri, sudah mengajukan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Rokan Hulu (Rohul), agar dijadikan kawasan bendungan atau embung Sei Kepayang menjadi Objek wisata air.‎

Menurut camat Rambah Samo Usulan pengajuan embung Sei Kepayang jadi kawasan objek wisata air, karena saat ini kawasan tersebut sudah ramai dikunjungi masyarakat, baik dari Desa Rambah Utama termasuk warga desa tetangga lainnya setiap harinya. Bahkan, kini sudah dijadikan lokasi pemandian oleh masyarakat. “
(RL)

 

  • Bagikan