Mahasiswa KUKERTA UNRI di Desa Simpang Ayam Megadakan Sosialisasi Pengolahan Buah Nanas

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, BENGKALIS – Mahasiswa dan Mahasiswi KUKERTA (Kuliah Kerja Nyata) Balek Kampung Universitas Riau (UNRI) Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis melaksanakan program kerja pengembangan UMKM untuk menstabilkan perekonomian akibat dampak Covid-19 di masa New Normal.

Hal ini melalui pemanfaatan salah satu potensi yang ada di Desa Simpang Ayam yaitu dengan pengolahan buah nanas, pada hari Senin (09/08/2021).

Mahasiswa KUKERTA Balek Kampung UNRI melihat, bahwa masyarakat Desa Simpang Ayam memiliki banyak lahan buah nanas yang cukup luas. Buah nanas tersebut banyak di tanam di sekitar pantai sesai panjang yang berada di Desa Simpang Ayam.

Maka dari itu lah, Mahasiswa KUKERTA UNRI ingin mengembangkan potensi buah nanas yang ada di Desa Simpang Ayam dengan cara mengadakan sosialisasi Pengolahan buah nanas bersama Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Desa Simpang ayam, kata Ketua kelompok KKN UNRI Kukuh Andika melalui pesan WA, Kamis (19/8/2021)

“Perlu kita ketahui juga buah nanas banyak memilki berbagai macam manfaat, seperti mencegah penyakit,” katanya lagi.

Dijelaskannya, nanas mengandung antioksidan yakni molekul yang membantu tubuh melawan stres oksidatif akibat radikal bebas, melancarkan pencernaan, mengurangi risiko kanker, Meningkatkan sistem imun, mempercepat pemulihan setelah operasi.

Lebih lanjut disampaikannya, diera Pandemi ini banyak orang yang kehilangan pekerjaannya dan juga kebingungan untuk mendapatkan uang tambahan.

“Disini kami ingin sedikit membuka peluang bisnis bagi masyarakat di sekitar Desa Simpang Ayam yaitu dengan cara menyosiolisasikan cara pengolahan nanas crispy & stick nanas,” ungkapnya.

Bahan yang diperlukan untuk pembuatan nanas crispy sangat sederhana yaitu nanas, tepung terigu, tepung maizena, tepung panir, gula, aram, vanily, soda kue, minyak goreng dan air.

Cara pembuatan nanas crispy juga mudah yaitu kupas nanas, kemudian dicuci bersih lalu dipotong sesuai keinginan, siapkan adonan tepung terigu, maizena, garam, gula dan air secukupnya.

“Siapkan tepung panir dalam wadah terpisah, masukan potongan nanas ke dalam adonan, lalu diangkat dan masukkan kembali ke wadah berisi tepung panir,” ungkapnya lagi.

Selanjutnya nanas yang telah dilumuri adonan dan tepung panir dimasukkan kedalam kuali berisi minyak panas, ketika tampilan olahan berubah warna, angkat dan tiriskan.

“Untuk tampilan lebih menarik, masukan dalam wadah pengemasan dan bisa ditambahkan toping,” sambungnya.

Sedangkan untuk pembuatan stick nanas adalah nanas, tepung terigu, tepung maizena, tepung panir, garam, vanily, soda kue, minyak goreng dan air.

“Cara pembuatannya kupas nanas, kemudian dicuci bersih lalu dipotong panjang berbentuk stick, siapkan adonan tepung terigu, maizena, garam, dan air secukupnya,” paparnya.

Siapkan tepung panir dalam wadah terpisah, masukan potongan nanas kedalam adonan, lalu diangkat dan masukkan kembali ke wadah berisi tepung panir, selanjutnya nanas yang telah dilumuri adonan dan tepung panir dimasukkan kedalam kuali berisi minyak panas.

“Ketika tampilan olahan berubah warna, angkat dan tiriskan, Untuk tampilan lebih menarik, masukan dalam wadah pengemasan dan bisa ditambahkan toping,” paparnya lagi.

Dengan cara memperkenalkan pembauatan nanas crispy dan juga stick nanas terhadap masyarakat, di harapkan dapat menambah ilmu bagi masyarakat yang mengikuti sosialisasi dan dapat membuka peluang untuk berbisnis bagi warga di sekitar Desa Simpang Ayam, tutupnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *