Rezita Ajak Semua Elemen Bersatu Padu Membangun Inhu

  • Bagikan

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Rezita Meylani Yopi SE mengajak seluruh elemen masyarakat kabupaten Inhu untuk bersatu padu dalam membangun Inhu menuju kabupaten yang cemerlang.

Hal ini disampaikan oleh Bupati termuda Indonesia ini dalam Rapat Paripurna DPRD Inhu tentang penyampaian Pidato Bupati Inhu Pasca Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Inhu oleh Gubernur Riau sekaligus Serah Terima Jabatan dan Rapat Paripurna Penetapan Ranperda Kabupaten Inhu tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020, Senin (26/7/2021).

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Inhu Samsudin SP yang didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Masyrullah SP dan Wakil Ketua DPRD Inhu H. Suwardi Ritonga SE.

Hadir dalam kesempatan ini Perwakilan Gubernur Riau (Gubri), Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi SE, PJ Bupati Inhu Chairul Riski MS, MP, para Anggota DPRD Inhu, Sekda Inhu H. Hendrizal M.Si, Forkompinda, Para Pimpinan OPD, para Camat serta undangan lainnya.

Ketua DPRD Inhu Samsudin SP dalam kesempatan ini menyampaikan terimakasih kepada segala pihak yang terlibat sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik.

Dikatakannya, rapat paripurna ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan peraturan presiden nomor 16 tahun 2016 tentang tata cara pelantikan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota yang sesuai dengan surat edaran menteri dalam negeri Nomor 27 3/4 87 tanggal 21 Januari 2020 tentang penegasan dan penjelasan terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah Pilkada serentak tahun 2004.

“Dimana yang dilantik menyampaikan pidato sambutan bupati/walikota masing-masing provinsi setelah melaksanakan serah terima jabatan pada hari yang sama,” katanya.

Sementara itu PJ Bupati Inhu H. Chairul Riski MS, MP dalam kesempatan ini menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD kabupaten Inhu, sekda Inhu, para asisten kepala OPD, para camat, kepala desa lurah kabupaten Inhu yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan dan menjalankan pemerintahan.

“Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Dalam Negeri Republik Indonesia tanggal 24 Maret 2021 tentang pengangkatan penjabat Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau,” katanya.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), masyarakat, terutama kepada KPU dan Bawaslu yang telah melaksanakan PSU berjalan dengan aman lancar dan tertib.

“Bagi saya pribadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena bersama-sama lebih kurang 3 bulan 9 hari semoga ini dapat selalu terjaga agar pembangunan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan harapan kemakmuran masyarakat semakin meningkat,” paparnya.

Dirinya juga meminta maaf jika selama bertugas sebagai Pejabat (PJ) dalam melaksanakan dan menjalankan kewajiban dalam waktu yang singkat pasti punya kekurangan.

Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi SE dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan anggota DPRD Inhu yang telah melaksanakan rapat paripurna penyampaian sambutan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Inhu periode 2001 – 2026.

“Kami datang untuk menjalin silaturahmi bagi kita untuk bersama-sama mencapai pemerintahan dengan tujuan untuk mewujudkan yang lebih sejahtera ini,” ujarnya.

Hal ini enjadi waktu yang tepat bagi kita semua seluruh komponen masyarakat untuk menyatukan tekad dan berbagi peran dalam melaksanakan dan mengisi pembangunan demi Inhu yang Cemerlang.

Dikatakannya juga, amanah yang diberikan kepada kami akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya dengan semangat dan dari Allah SWT, kami menyadari banyak tugas yang harus kami tuntaskan sesuai dengan visi misi serta program prioritas yang telah kami sampaikan.

“Kami yakin dan percaya semua itu akan tercapai bersama dengan masyarakat yang melakukan pembangunan dan pelayanan publik yang baik meskipun hingga hari ini kita masih menghadapi suasana dan situasi pandemi covid 19,” sambungnya.

Namun demikian, hal ini tidak akan menjadi halangan bagi kita untuk membangun Inhu yang lebih sejahtera dengan bersatupadu meskipun perbedaan pendapat pilihan maupun dukungan politik yang selama ini terjadi.

“Hal ini hanyalah sebuah dinamika sebagai bagian dari proses demokrasi oleh karena itu segala perbedaan yang selama ini berada di antara kita mari kita singkirkan dan saatnya untuk kita kembali bersatu dalam membangun Inhu,” tegasnya. (man)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *